October 7, 2013

Sarapan, makan siang, makan malam, dan dua kali camilan kecil sehari telah diketahui dapat melindungi anak-anak dan orang dewasa terkena risiko obesitas bahkan pada orang yang memiliki gen gemuk.
Obesitas telah dikaitkan dengan beberapa penyakit kronis pada kanak-kanak seperti misalnya, peningkatan risiko diabetes tipe-2, asma, dan kesulitan bernafas saat tidur. Maka dari itu beberapa penelitian dilakukan guna mencegah risiko obesitas tersebut.
Salah satunya, studi baru yang dilakukan di Finlandia dan melibatkan lebih dari 4.000 anak menemukan bahwa makan 5 kali sehari dengan teratur dapat mencegah obesitas. Selain itu para peneliti juga percaya, bahwa pola makan yang teratur dapat mengurangi nilai BMI seseorang yang melebihi nilai optimal.
Penelitian ini terbilang penelitian yang cukup lama, karena dilakukan semenjak para peserta baru lahir hingga pada usia 16 tahun agar bisa mengidentifikasi faktor risiko obesitas dari awal kehidupan mereka.
Para peneliti juga mencatat penurunan lemak dalam perut yang berlebih pada anak laki dan perempuan, hasilnya menyatakan bahwa anak laki-laki yang paling mungkin untuk memicu sindrom metabolik salah satu kondisi yang menyebabkan diabetes dan penyakit jantung.
Studi ini juga menemukan, ibu yang bertambah berat badannya sebanyak 7 kg selama 20 minggu pada masa kehamilan pertama, dapat meningkatkan risiko obesitas pada keturunannya.
“Temuan ini menekankan betapa pentingnya pendekatan keluarga sejak awal untuk pencegahan obesitas, selain itu penting juga untuk menyadari efek predisposisi genotipe yang dapat dicegah dengan merubah kebiasaan gaya hidup seperti diet sehat dan olahraga,” kata Anne Jääskeläinen, MHSc, dari University of Eastern Finland, seperti yang dilansir dari Daily Mail baru-baru ini. (boy)

October 2, 2013

Menikmati momen bercinta lebih lama dapat meningkatkan keharmonisan dan romantisme hubungan secara emosional bagi setiap pasangan. Itulah sebabnya Anda perlu mengubah kebiasaan dan rutinitas dalam bercinta agar bisa menikmati hubungan seks yang lebih lama.
Berikut 6 tip yang bisa Anda coba agar hubungan seks Anda lebih tahan lama dan Anda benar-benar bisa menikmati setiap prosesnya.
  1. Pelan tapi Pasti
    Jika Anda tidak sedang dikejar deadline pekerjaan atau keperluan lain yang membuat Anda stres, sebaiknya luangkan waktu minimal 1 jam khusus untuk bercinta bersama si dia. Gunakan waktu ini sebaik mungkin agar Anda tidak bercinta dalam tekanan dan terburu-buru. Jangan hanya berfokus pada penetrasi seks untuk mencapai orgasme. Tapi, fokuslah pada setiap prosesforeplay mulai dari saling menyentuh, memijat, berciuman dan seterusnya. Lakukan secara perlahan tapi pasti sebelum Anda mengakhirinya dengan penetrasi.
  2. Atur Napas Anda
    Mengatur napas erat kaitannya dengan ritme bercinta. Menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya secara perlahan dapat membantu menenangkan pikiran dan membuat Anda lebih rileks saat bercinta. Jika Anda ingin mendapatkan sensasi yang lebih hebat, cobalah membuat hembusan napas dengan ritme yang dinamis bersama pasangan. Cara ini dapat membuat hubungan seks Anda menjadi lebih nikmat dan harmonis.
  3. Jangan Membebani Diri Anda
    Terkadang Anda berpikir untuk memuaskan pasangan hingga melakukan hal-hal di luar kemampuan Anda sendiri. Tapi ketika tujuan Anda tersebut tidak tercapai, timbul rasa kecewa yang akhirnya dapat menghilangkan mood Anda untuk bercinta. Nah, agar hal tersebut tidak mengganggu Anda, sebaiknya biarkan saja proses bercinta Anda mengalir apa adanya. Dengan cara ini Anda berdua bisa lebih menikmati momen bercinta.
  4. Fokus pada Proses untuk Hasil yang Memuaskan
    Seks lebih dari sekedar penetrasi Mr. P menuju Ms. V. Seks adalah sebuah proses romantisme, luapan kasih sayang, dan hasrat yang dilebur menjadi satu demi mencapai kepuasan bersama. Orgasme bukanlah yang utama dalam hubungan seks, melainkan menikmati seluruh proses bercinta dengan sepenuh hati adalah yang terpenting untuk hubungan seks yang lebih tahan lama.
  5. Kenali Titik Sensual Anda
    Memahami tubuh sendiri juga menjadi bagian penting agar hubungan seks Anda lebih tahan lama. Kenali titik-titik sensual tubuh Anda yang sensitif terhadap rangsangan. Beritahukan kepada si dia untuk memaksimalkan rangsangan di daerah sensitif tubuh Anda.
  6. Kenali Titik Sensual Pasangan
    Agar tidak terkesan egois, Anda juga wajib mempelajari titik-titik sensitif pasangan Anda. Jangan malu-malu untuk bertanya. Jadikan suasana menjadi sangat nyaman dan terbuka, sehingga Anda berdua bisa saling berbagi untuk demi mendapatkan hubungan seks yang bergairah dan tahan lama.

Orgasme Bisa Jadi Penangkal 7 Penyakit Ini

Orgasme merupakan puncak kenikmatan tertinggi saat bercinta yang dinantikan oleh pasangan. Tidak jarang kedua pasangan akan melakukan cara apapun demi mencapai fase ini.
Cukup-dengan-Orgasme-7-Penyakit-Ini-pun-Pergi
Alasannya bukan pada kepuasan dan kenikmatan semata, melainkan ada kelebihan lain dari orgasme yang dicari oleh kedua pasangan, yakni manfaat kesehatan.
Beberapa ahli meyakini bahwa orgasme berdampak positif pada sistem antibodi tubuh. Bahkan orgasme dipercaya dapat menyingkirkan dan mencegah penyakit-penyakit tertentu, seperti:

Flu atau Pilek

Bercinta dapat membuat Anda jarang mengunjungi dokter. Alison Richardson seorang konselor dan peneliti kesehatan seksual, mengatakan, “Seks secara teratur dapat meningkatkan antibodiimunoglobulin A yang lebih tinggi, yang dapat melindungi kita dari flu dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.”

Migrain

Jika saat ini Anda sedang migrain sebaiknya jadwalkan untuk bercinta malam ini. Pasalnya, hormon endorphin yang dilepaskan tubuh saat berhubungan seks bisa meringankan rasa sakit tak tertahankan di kepala (migrain.
“Saat wanita melakukan hubungan seks untuk mencapai orgasme, toleransi ambang nyeri dan deteksi ambang nyerinya meningkat secara signifikan sebesar 74,6 persen dan 106,7 persen,” kata seksolog asal Amerika, Beverly Whipple.

Kanker payudara

Dr Rachel Needle, seorang psikolog di Center for Marital and Sexual Health, Amerika Serikat mengatakan, hormon oksitosin yang dilepaskan ketika bercinta telah terbukti mencegah sel-sel kanker payudara berkembang menjadi tumor. Saat foreplay, stimulasi payudara dan puting menghasilkan lebih banyak oksitosin yang melawan sel kanker.

Nyeri Saat Persalinan

Sebuah studi meyakini bahwa orgasme memiliki efek analgesik yang dapat mengurangi nyeri saat persalinan. Bagaimana ibu melahirkan bisa orgasme?
Debra Pascali-Bonaro, Direktur Orgasmic Birth: The Best-Kept Secret menyampaikan, “Persalinan terkait budaya. Beberapa wanita merasa malu bila merasa merasa nikmat karena harapannya adalah merasa sakit, kita harus mengubah itu.”
Pascali menambahkan, agar rasa nyeri dapat berkurang saat persalinan sang suami dapat menstimulasi payudara dan klitoris istri mereka sebagai cara untuk menenangkan diri.

Cegukan

Dr. Francis Fesmire seorang ahli kesehatan jantung mengatakan, stimulasi pada syaraf vagus (syaraf pada faring, laring, paru-paru dan jantung) bisa meredakan cegukan. Stimulasi tersebut bisa dilakukan dengan berhubungan seks.

Nyeri PMS

Bagi sebagian wanita, menghadapi gejala premenstruation syndrome (PMS) merupakan perjuangan yang berlangsung setiap bulan karena rasa sakit yang menyertainya. Namun sebenarnya, untuk meringankan gejalanya dapat sangat mudah, yakni dengan berhubungan seks hingga orgasme.
Hormon endorfin yang dilepaskan tubuh ketika berhubungan seks sama manfaatnya seperti morfin yang bisa meredakan rasa sakit. Peningkatan hormon endorfin saat berhubungan seks dapat meningkatkan toleransi rasa sakit sebesar 70 persen. Sehingga sakit yang Anda rasakan akan mereda, bahkan menghilang.

Penuaan Dini

Hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang dilepaskan selama berhubungan seks mampu memperbaiki jaringan tubuh dan membuatnya tampak muda. Dalam sebuah studi selama 10 tahun terhadap pria dan wanita, mereka yang rutin bercinta tampak 7 – 12 tahun lebih muda dari usia mereka sebenarnya.
Well, selamat menikmati manfaat sehat orgasme. (dan)

October 1, 2013

KANDA...............
Bebarapa hari ini aq selalu teringat padamu
Entahlah apakah sama dengan yang kanda rasakan
Ataukah sudah lupakanku
Kanda........................
Tak ada yang bisa buat aq seperti ini
Hanya kanda yang teristimewa di hatiku
Walau kin kanda menjauh dariku
Aku tahu hatimu hanya padaku
Walau sejuta gadis kau puja di sana tak akan sama dengan rasa yang ku punya
padamu......................
Hanya padamu................
Kutambatkan hati ini.....................

Sembilan Rahasia Pernikahan Bahagia dan Langgeng, Apa Saja? (3)

REPUBLIKA.CO.ID, ''Semoga langgeng ya sampai kakek nenek.'' Mungkin, inilah doa yang disampaikan banyak orang pada pasangan pengantin baru. Indah terdengar, namun faktanya tak mudah tercapai. Menjalani hari-hari pernikahan, tentu saja, tidak hanya cerita suka yang terdengar. Kisah duka pun mewarnai. Biar begitu, pernikahan yang langgeng dan bahagia bukanlah hal mustahil. Berikut adalah kiat menghadirkan hubungan suami istri yang sehat:
Jangan lupakan sahabat
Bukan ingin mengungkap masalah rumah tangga, namun terkadang ada baiknya kita bertanya pada orang yang bisa kita percaya jika ada masalah. ''Berbicara pada teman dekat, tak jarang cukup membantu ketika ada masalah besar muncul,'' ujar Robbins. Kendati begitu, lebih baik Anda bisa bijaksana untuk mengungkap masalah yang tepat dikatakan pada sahabat atau seorang konsultan perkawinan.
Temukan jati diri satu sama lain
Ketika anak-anak mulai mandiri dan punya kehidupan sendiri, tak jarang pasutri justru seperti menemukan kebahagiaan yang baru. Kualitas komunikasi pasutri lebih meningkat. ''Tiba-tiba tidak ada rutinitas mengurus anak yang dulu terasa membelenggu,'' kata Robbins.
Kalau begini situasinya, hubungan pasutri bisa ditingkatkan dan temukan lagi cinta kalian berdua.
Jadilah pengasuh yang baik
Ketika pasangan menghadapi masalah kesehatan seperti sakit berat, suami/istri yang sehat kerap merasakan beban tersendiri saat harus merawat. Jika sudah begini, jangan ragu untuk mencari bantuan bila diperlukan. Bertemulah teman dan tetap bersosialisasi. Ini penting untuk sang pengasuh. ''Suami/istri yang butuh bantuan kerap merasa bersalah dan frustrasi. Pasangannyalah yang harus membantu meredam perasaan ini,'' kata Robbins.

Sembilan Rahasia Pernikahan Bahagia dan Langgeng, Apa Saja? (2)

REPUBLIKA.CO.ID, ''Semoga langgeng ya sampai kakek nenek.'' Mungkin, inilah doa yang disampaikan banyak orang pada pasangan pengantin baru. Indah terdengar, namun faktanya tak mudah tercapai. Menjalani hari-hari pernikahan, tentu saja, tidak hanya cerita suka yang terdengar. Kisah duka pun mewarnai. Biar begitu, pernikahan yang langgeng dan bahagia bukanlah hal mustahil. Berikut adalah kiat menghadirkan hubungan suami istri yang sehat:
Kehidupan seks yang sehat
Untuk pasutri, kehidupan seks yang sehat dapat menunjang hubungan yang hangat. Namun, tidak perlu juga membuat jadwal khusus untuk melakukan aktivitas ini. ''Jika membuat jadwal seks, ini menjadi seperti tanggung jawab besar yang harus dilakukan, mirip seperti tanggung jawab membuang sampah,'' kata Andrew Goldstein, ginekolog di Johns Hopkins School of Medicine, Baltimore, AS. Biasanya, pasutri melakukan hubungan seks 58 kali tiap tahun atau sekitar sekali seminggu. Namun, itu tidak perlu jadi patokan. Lebih penting lagi, Anda menjalaninya dengan bahagia. Bahkan, keintiman dengan bergandeng tangan saja bisa menurunkan level hormon pemicu stres.
Fleksibel
Kehidupan rumah tangga selalu ada saja pasang surut. Tak akan selalu berjalan mulus. Berusahalah fleksibel menghadapi segala situasi. Pun, untuk kondisi terberat. Bila kepala keluarga tiba-tiba kehilangan pekerjaan, inilah saatnya sang istri untuk mengambil alih kendali keuangan. Tidak perlu masalah seperti ini dibesar-besarkan. Lagi-lagi, komunikasi intensif adalah kuncinya. ''Setiap orang punya peran tersendiri dalam hubungan ini. Demi kebaikan, tidak perlu dipermasalahkan, ini uang siapa, ini hasil kerja siapa,'' ujar Goldstein. ''Uang itu adalah uang kalian berdua.''
Selalu aktif
Satu penelitian mengungkapkan, pasangan yang kerap berolahraga bersama terbukti terus rajin untuk melakukan aktivitas ini. Sejumlah pakar juga menyarankan pasangan yang sering olahraga punya kehidupan yang lebih baik. Pilihlah olahraga yang disukai bersama. Tidak perlu terlalu berat. Olahraga ringan hingga sedang cukup untuk membuat jauh dari kemungkinan terkena penyakit jantung.

Sembilan Rahasia Pernikahan Bahagia dan Langgeng, Apa Saja? (1)

REPUBLIKA.CO.ID, ''Semoga langgeng ya sampai kakek nenek.'' Mungkin, inilah doa yang disampaikan banyak orang pada pasangan pengantin baru. Indah terdengar, namun faktanya tak mudah tercapai. Menjalani hari-hari pernikahan, tentu saja, tidak hanya cerita suka yang terdengar. Kisah duka pun mewarnai. Biar begitu, pernikahan yang langgeng dan bahagia bukanlah hal mustahil. Berikut adalah kiat menghadirkan hubungan suami istri yang sehat:
Awasi lingkar pinggang
Ketika sudah menikah, biasanya banyak orang yang merasa tidak perlu lagi menjaga bentuk tubuh. Benar begitu? Salah besar. Dari satu studi terungkap, peluang pasangan menjadi gemuk meningkat 37 persen ketika pasangan Anda juga gemuk. Maka, sejak awal, perlu menerapkan kebiasaan makan yang sehat. Ajak pasangan untuk menyantap makanan yang segar dan tentu saja rendah kalori. Atau, jadwalkan pula kencan menawan di sebuah tempat fitnes.
Siapkan perencanaan keuangan yang matang
Berdasarkan sebuah studi terungkap, sekitar 40 persen pasangan suami istri (pasutri) kerap berbohong pada pasangannya soal pendapatan. Ternyata, uang juga bisa bikin perkawinan tunggang langgang. Bahkan, tak jarang masalah uang merupakan alasan utama pasutri bertengkar.
Ada baiknya, mulai sekarang Anda membicarakan soal uang ini pada pasangan. Jangan khawatir bila Anda termasuk pemboros, sedangkan istri tergolong super hemat. Yang penting, bicarakan ini berdua. ''Lebih baik masalah keuangan diselesaikan sejak awal. Bicarakan, siapa yang harus membayar tagihan atau berapa utang yang harus diselesaikan,'' ujar Ken Robbins, profesor klinis psikiatri dari University of Wisconsin-Madison. 
Tentukan aturan keluarga
Sepanjang 5-10 tahun awal perkawinan, pasutri menghabiskan waktu untuk 'bertengkar' menentukan 'kebijakan' keluarga agar berjalan mulus. Tak jarang, hal-hal kecil juga membuat keduanya berada dalam situasi panas. Tiap pasutri bisa saja punya cara masing-masing untuk membesarkan anak. Lagi-lagi, yang penting adalah komunikasi intensif di antara pasutri. ''Anda harus menentukan bagaimana agar kehidupan berkeluarga tetap bahagia namun tidak kehilangan jati diri masing-masing,'' ujar Robbins.