September 14, 2013

Resep Steak Chef Hotel Alila Jakarta



Bahan:

- 150 gram tenderloin
- 250 gram kentang kupas
- 2 buah bawang putih
- 50 gram mentega
- 200 ml krim segar
- Garam dan merica
- Minyak zaitun

Bearnaise Sauce:

- 250 gram mentega
- English/Dijon mustard sesuai selera
- 1 kuning telur
- 1/2 sdm gula
- 1/2 sdm jus lemon
- Daun peterseli
- 1 sdm cuka masak
- Garam dan merica

Cara membuat:

1. Taburi daging dengan garam dan merica, biarkan meresap
2. Panaskan minyak dalam wajan, tambahkan 1 sdm mentega. Tumis bawang putih, sisihkan.
3. Lumatkan kentang, tambahkan mentega, bawang putih, garam dan merica.
4. Tambahkan krim segar perlahan-lahan, aduk rata.

Membuat saus:

1. Lelehkan mentega, sisihkan.
2. Campurkan seluruh bahan bearnaise dalam mangkuk baru, aduk rata.
3. Letakkan mangkok berisi campuran saus di atas panci berisi air panas, sambil mengocok, tambahkan bagian bening air mentega cair.
4. Di piring saji, susun daging, kentang lumat, tuangkan saus di atasnya, taburi dengan daun peterseli, sajikan hangat.

September 13, 2013

Empat Cara Hindari Masalah Asmara di Media Sosial

Pada artikel sebelumnya, saya menuliskan beberapa kondisi ketika hubungan asmara makin rumit di media sosial. Ternyata saya tidak sendirian. Banyak pembaca Yahoo! membagikan pengalaman buruk mereka seputar asmara dan media sosial.

Dedy Sulistiyanto sampai harus putus dengan pacarnya gara-gara terlalu aktif di Twitter. Lucy berpendapat, tingkat perselingkuhan jadi meningkat tajam sejak adanya Facebook. Sementara itu, Rina hampir saja putus dengan pacarnya karena ia masih menyimpan fotonya bersama mantan di Facebook.

Sebenarnya, kerumitan-kerumitan seperti ini bisa dihindari dengan mudah. Pertengkaran karena media sosial, sangat tidak perlu terjadi. Masih lebih banyak hal seru yang bisa kalian lakukan berdua daripada berdebat tentang tweet.

Inilah beberapa cara agar kamu dan pasanganmu tidak bertengkar hanya karena masalah-masalah sepele di media sosial.

PercayaJika tercipta kepercayaan di antara kalian, niscaya tidak akan ada komentar, "Siapa sih dia? Kok sering banget mention kamu," atau, "Kok kamu masih simpan foto berdua mantan kamu di Facebook?" atau, "Itu kamu foto sama siapa di Instagram?"

Hukum paling dasar dari sebuah hubungan adalah, kepercayaan. Bila poin ini masih kamu miliki bersama pasangan kamu, tidak peduli sesering apa pacarmu mention, berbalas wall, dan Hangout dengan wanita lain, kamu tidak akan peduli. Toh kamu masih percaya dengannya.

Tapi ini tidak mudah.

Jangan kepoKeuntungan dan juga kerugian dari media sosial adalah, hampir seluruh aktivitas kamu bisa dilacak. Mention, wall, foto, hingga pertemanan baru, semua dapat diketahui semudah membuka halaman profil.

Belum cukup? Jika kamu kepo (penasaran) dalam kadar dan dedikasi tinggi, kamu bisa gunakan mesin pencari di setiap media sosial. Cukup masukkan hashtag, username, atau bahkan keyword tertentu. Begitu mudah untuk kepo di media sosial.

Tapi ada baiknya kamu tidak memanfaatkan fitur-fitur ini berlebihan. Tidak perlu memeriksa siapa saja yang hari ini mention pacarmu —> lalu menemukan username wanita yang berkali-kali mention dia —> yang lalu kamu cari usernamenya di Twitter — dan mencari tahu lebih lanjut siapa dia, di mana dia kerja, seperti apa mukanya, dan apa hubungannya dengan pacarmu.

Setelah begitu banyak emosi dan pikiran yang kamu keluarkan, ternyata wanita ini hanya teman lama pacarmu. Bayangkan berapa banyak waktu, pertengkaran, dan emosi yang bisa kamu simpan jika kamu tidak kepo sedari awal.

Jangan saling followJika kamu dan pasangan susah percaya satu sama lain — sementara hasrat penasaran juga tak bisa dikendalikan — mungkin sudah saatnya menjadi sedikit lebih dewasa.
Jangan berteman dengan pasanganmu di media sosial.

Mudah saja, hal ini untuk mengurangi masalah-masalah kecil yang dapat muncul saat kamu melihat tweet, wall, atau aktivitas dia lainnya di media sosial. Semua dapat dihindari jika kamu tak berteman dengannya. Kamu tak perlu melihat tweetnya di timeline kamu.

Kamu tak perlu melihat temannya menandai fotonya bersama teman wanita. Kamu tak perlu melihat ia meretweet @Yahoo_id yang berisi artikel "Empat Cara Hindari Masalah Asmara di Media Sosial".

Mungkin sesekali kamu akan meluangkan waktu untuk memeriksa profilnya, mungkin sesekali kamu akan bertanya padanya apa saja yang dia lakukan, mungkin sesekali kamu akan mempertanyakan beberapa maksud tweetnya, tapi saat itu kalian berdua sudah tidak terlalu peduli pada hal ini.

Kurangnya interaksi online akan membuat kalian berdua lebih memilih menghabiskan waktu berkualitas daripada mempermasalahkan tweet dan wall.

Jangan buat akun media sosialSudah tidak berteman, namun justru kamu semakin sulit percaya padanya? Kamu lebih sering memeriksa profilnya, tab mention, hingga mencoba masuk ke akunnya dan memeriksa pesan pribadinya?

Hmm, mungkin sudah saatnya kamu memikirkan untuk tidak menggunakan media sosial.

Apakah menggunakan media sosial membuat hubungan kalian lebih tenteram? Apakah Twitter menjadi tempat kalian berdua saling memberi semangat tiap pagi? Apakah Google+ menjadi tempat kamu Hangout berdua saat kalian jauh?

Apakah Facebook jadi tempat kalian mengunggah foto saat kencan? Jika ya, berarti Twitter, Facebook, dan semacamnya sudah membantu hubungan kalian menjadi lebih baik.

Apakah media sosial membuat kalian berdua menghabiskan waktu bersama kalian yang sedikit untuk bertengkar? Apakah kamu lebih memilih membalas mention mantan daripada mention pacarmu? Apa kamu lebih memilih membongkar akun pacarmu, daripada memberi ia semangat saat bekerja?

Apa kamu lebih sering mempermasalahkan fotonya di Facebook bersama teman-temannya daripada memujinya saat dia mengirimkan tautan videonya di YouTube yang khusus dibuat untukmu?

Jika ya, mungkin kamu perlu berpikir ulang tentang menggunakan media sosial.

September 12, 2013

Ada berbagai cara untuk meningkatkan gairah bercinta bersama pasangan. Mulai dari mendekorasi kamar, mengenakan baju yang seksi hingga memilih tempat yang sedikit ‘nyeleneh’.
Berpisah-Sementara-Bikin-Seks-Makin-Membara
Baru-baru ini tim peneliti University of Tennessee menemukan cara unik untuk kembali meningkatkan gairah bercinta, yakni dengan menjauhi pasangan sementara.
Studi tersebut menemukan bahwa dengan berpisah 1-2 malam dari pasangan dapat membuat pasangan lebih bergairah saat bertemu dan intensitas bercinta semakin meningkat. Pasangan yang berpisah sementara ini rata-rata bercinta 110 kali dalam setahun. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak ketimbang pasangan yang jarang berpisah sementara.
Pendapat serupa juga dikemukakan pakar seks Dr. Laura Berman. Ia menemukan bahwa berjauhan sementara akan membantu seseorang untuk menikmati aktivitas pribadinya. “Di saat tertentu, Anda akan kembali menjadi orang yang dulu membuat pasangan Anda jatuh cinta dan memiliki ketertarikan seksual.” tambah Berman.
“Berpisah” sebentar, secara fisik dan emosional, dapat mendorong hasrat seksual seperti saat Anda pertama pacaran. Ketika Anda dengan sengaja menciptakan jarak antara Anda dan pasangan, tanpa sadar Anda merasa tertantang. Dan ‘hambatan’ yang muncul dengan sengaja itu dapat meningkatkan hasrat satu sama lain,” terang Patti Britton, Ph.D., penulis The Complete Idiot’s Guide to Sexual Massage. (dan)

September 11, 2013

Anda Lebih Mungkin Orgasme Jika Bercinta di 5 Waktu Ini

Kepuasan seks tidak hanya dipengaruhi tempat di mana Anda melakukannya. Tetapi ada saat-saat tertentu yang juga mempengaruhi tingkat kepuasan dalam bercinta.
Anda-Lebih-Mungkin-Orgasme-Jika-Bercinta-di-5-Waktu-Ini
Dr. Laura Berman menjelaskan bahwa pasangan yang bisa bisa mencapai orgasme dalam hubungan seks akan meandapatkan suatu pengalaman bercinta luar biasa, yang bisa memperkuat ikatan di antara pasangan.
Berikut ini 5 waktu terbaik untuk mendapatkan kepuasan dan kenikmatan dalam bercinta.

Pagi Hari

Richard Longhurst, seorang pakar seks di Amerika mengatakan bahwa sinar matahari dapat membuat suasana hati menjadi lebih hangat dan ceria, dan dapat memunculkan gairah untuk bercinta.
Beberapa penelitian terdahulu juga menyebutkan bahwa peluang sperma untuk membuahi sel telur lebih besar saat melakukan hubungan seks di pagi hari, karena produksi testosteron pria mencapai puncaknya.

Akhir Pekan

Momen ini menjadi momen paling istimewa bagi pasangan yang sama-sama sibuk. Cobalah untuk mendekorasi kamar menjadi lebih nyaman dan romantis. Letakkan lilin dan aroma terapi di ujung ruangan untuk menambah gairah bercinta. Mainkan musik romantis dan nyamankan diri Anda dengan saling mencium dan mencumbu satu sama lain.

Sehari Menjelang Haid

Laurie Watson terapis seks sekaligus penulis “Wanting Sex Again” menyatakan “Ketika akumulasi darah menambah beban pada uterus Anda, kontraksi akan lebih terasa ketika orgasme dan labial serta klitoris cenderung lebih sensitif. Coba lakukan hubungan seksual meskipun Anda jadi mudah kesal (karena PMS) dan tidak nyaman, karena seks bisa membuat mood lebih bahagia.”
Studi lain mengungkapkan bahwa nyeri perut yang dialami ketika menstruasi bisa diredakan dengan cara bercinta. Ini karena orgasme memicu kontraksi yang mengatasi rasa sakit. Ditambah lagi munculnya hormon oxytocin yang dihasilkan ketika bercinta dianggap berperan penting mengurangi nyeri perut.

Libur Akhir Tahun

Sama seperti momen di akhir Minggu, libur akhir tahun akan memberikan Anda ketenangan dan kenyamanan saat bercinta. Bahkan, Anda memiliki waktu lebih panjang untuk bermesraan dan berhubungan seks.
“Ketika tidak banyak tekanan pekerjaan dan Anda punya banyak waktu untuk bersama pasangan, akan lebih mudah untuk mendapatkan momen bercinta yang lebih lama. Tidak perlu terburu-buru. Goda sang suami di pagi hari dengan bisikan mesra di telinga, dilanjutkan dengan kontak mata yang intens saat makan siang.” ungkap Terence Watts seorang pakar psikoseksual.

Usai Latihan

Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Forida menemukan bahwa orang yang rajin berolahraga akan merasakan kepercayaan diri meski belum mendapatkan tubuh ideal. Kepercayaan diri inilah yang akan membuat seseorang lebih ekspresif dalam bercinta. Bahkan hal ini diklaim membuat Anda berani melakukan seks dalam keadaan lampu menyala.

September 3, 2013

BEKAL BAGI CALON KEPALA SEKOLAH

Pendaftaran untuk mengikuti seleksi calon kepala sekolah telah selesai dilakukan. Kini para calon kepala sekolah tinggal menunggu kapan dilakukan seleksi  atau tes . Ada baiknya, sambil menunggu seleksi, para calon kepala sekolah perlu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Pengertian menyiapkan diri bukan hanya siap mengikuti tes, akan tetapi juga siap menjadi seorang guru dengan tugas tambahan.
Berdasarkan Permendiknas No 13 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah / Madrasah dijelaskan bahwa seorang kepala sekolah haruslah   memiliki lima kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan kompetensi sosial. Mengingat tugas yang begitu  berat bagi seorang kepala sekolah, maka sudah seharusnya semua calon kepala sekolah mempersiapkan fisik dan kematangan emosial, kedewasaan berfikir dan mental dalam menghadapi tugas.
Sebagai bekal dalam menghadapi tes, diklat dan menjalankan tugas sebagai kepala sekolah nantinya, berikut kami sertakan bahan bacaan atau referensi yang layak dibaca, dipelajari oleh para calon kepala sekolah. Buku referensi ini juga layak untuk dibaca bagi para kepala yang akan mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Kepala Sekolah ( UKKS ) online . Silakan download beberapa file di bawah ini untuk dicermati. Selamat dan sukses untuk Anda  semua.

August 30, 2013

PREDIKSI SOAL TES SELEKSI CALON KEPALA SEKOLAH TINGKAT TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA I. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas ! 1.      Standar kepala sekolah/madrasah diatur dalam peraturan menteri pendidikan nasional Nomor  13 tahun .2007 2.      Menurut peraturan menteri tersebut syarat kepala sekolah SMP/MTs adalah a.    Berstatus sebagai guru SMP/MTs; b.    Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs; dan c.    Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah 3.      Menurut peraturan menteri tersebut kepala sekolah harus memiliki kompetensi apa saja? Sebutkan. a.     Kompetensi Kepribadian b.    Kompetensi Manajerial c.     Kompetensi Kewirausahaan d.    Kompetensi Supervisi e.     Kompetensi Sosial 4.      Sebutkan dan jelaskan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) kepala sekolah sebagai : a.    Kepala sekolah sebagai Pendidik ( Educator). 1) Membimbing guru dalam hal menyusun dan melaksanakan program pengajaran, mengevaluasi hasil belajar dan melaksanakan program pengajaran dan remedial. 2) Membimbing karyawan dalam hal menyusun program kerja dan melaksanakan tugas sehari-hari. 3)    Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, OSIS dan mengikuti lomba diluar sekolah. 4) Mengembangkan staf melalui pendidikan/latihan, melalui pertemuan, seminar   dan diskusi, menyediakan bahan bacaan, memperhatikan kenaikan pangkat,  mengusulkan kenaikan jabatan melalui seleksi calon Kepala Sekolah. 5)  Mengikuti perkembangan iptek melalui pendidikan/latihan, pertemuan,  seminar, diskusi dan bahan-bahan. b.     Kepala sekolah sebagai Manajer ( Manager). 1)      Mengelola administrasi kegiatan belajar dan bimbingan  konseling dengan memiliki data lengkap administrasi kegiatan belajar mengajar dan kelengkapan administrasi bimbingan konseling. 2) Mengelola administrasi kesiswaan dengan memiliki data administrasi kesiswaan dan kegiatan ekstra kurikuler secara lengkap. 3)  Mengelola administrasi ketenagaan dengan memiliki data administrasi tenaga   guru dan Tata Usaha. 4)      Mengelola administrasi keuangan Rutin, BOS, dan Komite. 5)      Mengelola administrasi sarana/prasarana baik administrasi gedung/ruang,   mebelair,  alat laboratorium, perpustakaan. 6)      Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait c.    Kepala sekolah sebagai Pengelola Administrasi ( Adiminstrator). 1)  Menyusun program kerja, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. 2)  Menyusun organisasi ketenagaan disekolah baik Pembantu Kepala Sekolah, Walikelas, Bendahara, dan Personalia  Pendukung  misalnya   pembina   perpustakaan,   pramuka,  OSIS,   Olah   raga.  Personalia kegiatan temporer, seperti Panitia Ujian, panitia peringatan hari besar nasional atau keagamaan dan sebagainya. 3)  Menggerakkan staf/guru/karyawan dengan cara memberikan arahan dan   mengkoordinasikan pelaksanaan tugas. 4) Mengoptimalkan sumberdaya manusia secara optimal, memanfaatkan  sarana / prasarana  secara optimal dan merawat sarana prasarana milik sekolah. d.     Kepala sekolah sebagai Penyelia ( Supervisor). 1)  Menyusun program supervisi kelas, pengawasan dan evaluasi pembelajaran. 2)  Melaksanakan program supervisi. 3)  Memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja guru/karyawan dan untuk pengembangan sekolah. e.    Kepala sekolah sebagai Pemimpin ( Leader). 1)  Memiliki kepribadian yang kuat, jujur, percaya diri, bertanggungjawab, berani mengambil resiko dan berjiwa besar. 2)  Memahami kondisi guru, karyawan dan anak didik. 3)  Memiliki visi dan memahami misi sekolah yang diemban. 4)  Mengambil keputusan baik urusan intern maupun ekstern. 5)  Berkomunikasi dengan baik secara lisan maupun tertulis. f.     Kepala sekolah sebagai Pembaharu ( Inovator). 1) Melakukan pembaharuan di bidang KBM, BK, Ekstrakurikuler, dan Pengadaan 2)   Melaksanakan pembinaan guru dan karyawan 3)   Melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya di Komite Sekolah dan Masyarakat g.    Kepala sekolah sebagai Pendorong ( Motivator). 1)      Mengatur lingkungan kerja. 2)      Mengatur pelaksanaan suasana kerja yang memadai. 3)      Menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi hukuman yang sesuai dengan aturan yang berlaku. 5.      Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia 6.      Standar pengelolaan pendidikan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah adalahstandar pengelolaan pendidikan untuk sekolah/madrasah yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan 7.      Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 8.      Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.. 9.      Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan.. 10.   Standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan.. 11.   Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.. 12.   Standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.. 13.   Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. 14.   RKT adalah rencana kerja tahunan sekolah/madrasah yang berdasar pada rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) sebagai istilah lain dari Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Sekolah/Madrasah (RAPB-SM) 15.   Tenaga kependidikan adalah . anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan 16.   .Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. 17.   Komite sekolah/madrasah adalah  lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan 18.   Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan 19.   Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. 20.   Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik 21.   Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. 22.   Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. 23.   Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. 24.   Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut.. 25.   Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. 26.   Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. 27.   Ujian sekolah/madrasah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam ujian nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah/Madrasah 28.   Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan. 29.   Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang ditentukan oleh satuan pendidikan. KKM pada akhir jenjang satuan pendidikan untuk kelompok mata pelajaran selain ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi.. 30.   Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi

Sumber: http://ktspsmartsystem.blogspot.com/2012/12/prediksi-soal-tes-seleksi-calon-kepala.html
Courtesy of ktspsmartsystem.blogspot.com

August 28, 2013

UNTUK SESEORANG YANG ADA DI HATIKU,,

Ya ALLAH,,
Bila diriku belum bisa menjadi yang terbaik untuknya
Izinkan diriku berusaha memperbaiki diri...

Ya ALLAH,,
Bila diriku belum mampu membuatnya bahagia.
Jangan biarkan diriku membuatnya sedih dan terluka.

Ya ALLAH,,
Bila hati ini belum sepenuhnya dapat setia,
Jangan biarkan hati ini berpaling.

Ya ALLAH,,
Engkaulah yang MAHA TAHU dan MAHA PENGASIH,
Hanya atas kehendakmu, semua yang tak mungkin menjadi mungkin.

Aamiin ..